Dunia jurnalistik otomotif membutuhkan keahlian khusus, terutama dalam menangkap momen kecepatan tinggi di lintasan balap. Menyadari kebutuhan tersebut, Ikatan Motor Indonesia (IMI) wilayah Banten menyelenggarakan pelatihan intensif mengenai teknik foto olahraga otomotif yang ditujukan bagi para jurnalis dan kontributor media. Pelatihan ini dirancang untuk membekali para peserta dengan keterampilan teknis agar mampu menghasilkan karya visual yang bercerita, tajam, dan memiliki nilai jurnalistik yang tinggi.
Fotografi olahraga memiliki tantangan yang unik dibandingkan dengan jenis fotografi lainnya. Subjek yang bergerak dengan kecepatan sangat tinggi membutuhkan pemahaman yang mendalam mengenai shutter speed, panning, hingga pemilihan angle yang dramatis. Dalam pelatihan ini, para peserta diajarkan langsung di tepi sirkuit bagaimana menentukan titik fokus yang tepat, mengantisipasi pergerakan pembalap saat melibas tikungan, serta cara memaksimalkan peralatan kamera yang mereka miliki. Instruktur berpengalaman dari kalangan profesional memberikan arahan mengenai manajemen pencahayaan yang sangat fluktuatif di arena balap.
Selain aspek teknis, jurnalisme otomotif juga menuntut kepekaan terhadap narasi. Sebuah foto yang bagus bukan hanya memperlihatkan kendaraan yang melaju kencang, tetapi juga menangkap emosi pembalap, ketegangan di area paddock, serta atmosfer keramaian penonton. IMI Banten ingin memastikan bahwa para jurnalis yang meliput kegiatan mereka dapat menyampaikan informasi secara akurat dan menarik melalui media visual. Kualitas publikasi yang baik akan sangat berpengaruh dalam membangun citra positif bagi dunia balap itu sendiri.
Pelatihan ini juga mencakup aspek keselamatan kerja bagi jurnalis di lapangan. Berada di area lintasan saat balapan berlangsung memiliki risiko tinggi. Oleh karena itu, pemahaman mengenai zona aman, etika berada di area track, serta koordinasi dengan petugas keamanan sirkuit menjadi materi wajib. Menjadi jurnalis olahraga yang profesional berarti harus memiliki disiplin tinggi dalam mematuhi seluruh aturan yang ada demi keselamatan diri sendiri dan kelancaran jalannya kompetisi.
Para peserta yang terdiri dari perwakilan berbagai media lokal dan pengelola media sosial komunitas otomotif menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Mereka sangat terbuka dalam berdiskusi mengenai berbagai kendala teknis yang sering ditemui di lapangan, seperti masalah cuaca atau keterbatasan akses pengambilan gambar. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan kualitas dokumentasi kegiatan IMI Banten akan meningkat secara signifikan di masa depan. Foto-foto hasil karya para jurnalis ini nantinya tidak hanya menjadi konsumsi media, tetapi juga menjadi arsip berharga bagi organisasi.