Pemerintah Kota Samarinda akhirnya menjawab desakan komunitas otomotif dengan menjanjikan revitalisasi total Sirkuit Kalan. Rencana ini disambut antusiasme tinggi, sebab kondisi sirkuit sudah sangat mengkhawatirkan. Proyek rehabilitasi Sirkuit Kalan ini diharapkan dapat mengembalikan kejayaan lintasan balap satu-satunya di Kalimantan Timur tersebut. Ini menjadi langkah penting untuk mendukung olahraga balap.
Janji ini muncul setelah Pemkot Samarinda melakukan evaluasi mendalam terhadap kondisi sirkuit. Mereka menyadari bahwa rehabilitasi Sirkuit Kalan tidak bisa ditunda lagi. Selain membahayakan keselamatan pembalap, kondisi sirkuit juga menghambat penyelenggaraan event balap resmi. Ini berujung pada menurunnya minat dan perkembangan bakat-bakat muda.
Rencana revitalisasi ini akan dimulai pada awal tahun 2026. Prioritas utama adalah perbaikan menyeluruh pada permukaan lintasan balap yang rusak parah. Permukaan aspal akan dikerok dan diganti dengan material yang memenuhi standar internasional. Selain itu, sistem drainase juga akan diperbaiki untuk mencegah genangan air saat hujan.
Tidak hanya lintasan, proyek rehabilitasi Sirkuit Kalan juga akan mencakup fasilitas pendukung. Paddock, tribun penonton, dan area parkir akan direnovasi total. Rencananya, sirkuit akan dilengkapi dengan fasilitas modern, termasuk ruang media dan fasilitas medis. Semua ini demi kenyamanan dan keamanan bagi seluruh pengguna sirkuit.
Anggaran untuk proyek ini sudah disiapkan dan akan dianggarkan secara bertahap dalam APBD. Komitmen Pemkot ini menunjukkan keseriusan mereka untuk mendukung kemajuan olahraga di kota. Mereka berharap proyek ini dapat selesai sesuai jadwal agar komunitas balap dapat segera menggunakan sirkuit dengan aman dan nyaman.
Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Timur menyambut baik kabar ini. Mereka menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan Pemkot dalam setiap tahapan revitalisasi. IMI akan memberikan masukan teknis agar rehabilitasi Sirkuit Kalan berjalan efektif. Sinergi ini diharapkan menghasilkan sirkuit yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan komunitas.
Sirkuit yang direvitalisasi juga diharapkan dapat menjadi magnet ekonomi baru. Event balap yang lebih sering dan berkualitas akan menarik pengunjung dari luar kota. Hal ini akan menggerakkan sektor pariwisata, perhotelan, dan UMKM lokal. Sirkuit akan menjadi pusat kegiatan ekonomi yang signifikan.